18 Des 2014

"Kalau memang waktu bisa diulang, dia tidak akan seberharga ini."

Yak.
Gw lagi keracunan ask.fm these days.
Anonymous ini luculucu.
Karna mereka bisa menyembunyikan dirinya, mereka bebas menanyakan apapun.
Even inappropriate.
Fyi, bukannya apa, tapi gw masih ada sekian question yang ngga gw jawab, ya karna gitu.
Ngga etis.
Tapi yaudahlahya. Hidup gausah serius-serius amat.


"Pap pas di gbk kaaakkkk"

Yak, minggu kemaren gw ikut berpartisipasi ngerayain Perayaan Natal Tiberias 2014
Keren.
Awesome.
Pecah.
Gorgeous.
...
Beuh banget deh pokoknya.
Setelah itu, bermuncullah pertanyaan-pertanyaan dari si anon-anon ini.
As you guys know before, karena gw pelayanan di divisi Tiberias Choir, jadi pertanyaan-nya pun seputar itu.
Macem-macem, sampai ask minta pap tadi tuh.
Yaudah gw answer;



...
Sumpah, itu kata-kata terlintas biasa aja gitu.
Gw cari kata-kata apa gitu ya yg cocok sama fotonya, secara ini precious moment setahun sekali.
Oh oke, bagus tuh kata-katanya.
"Kalau memang waktu bisa diulang, dia tidak akan seberharga ini."
Eh.
Kepikiran dong.
Kalau.
Memang.
Waktu bisa diulang.
Dia.
Tidak akan.
Seberharga ini.
...
Trus gw waw sendiri. Antara bangga dan bego.
Berasa nemu kata-kata keren.

Then gw wonder more.
Gw perdalam maknanya.

Have you ever realized, setiap detik yang kita lewati itu sangat berharga.
Kenapa berharga?
Ralat.
Kenapa sangat berharga?
Karena kita ngga bisa melewati lagi momen yang sudah lewat itu.
Kita ngga bisa beli itu menn.
Lo jual rumah lo sama segalanya yg lo punya pun, ngga bisa balikin momen di hari kemarin.
Nothing you can do to bring them back.
Maka disitulah timbul satu hal yang kita biasa bilang 'penyesalan'

Well, ini ngga ada hubungannya sama Perayaan Natal Tiberias kemarin sih.
Maksud gw gini.
If we really do understand about this thing, seharusnya ngga ada lagi orang yang still doing so.
Menyia-nyiakan masa-masanya. Saat ini.

Gw paling ngga habis pikir sama istilah "killing time"
Come on man, count every second you have nowadays, enjoy it.
You should know how it feels when your greatest moment become memories.
Iya. Mengenang.
Lo cuma bisa pikirin, bayangin, mupeng, mengharapkan imajinasi lo itu jadi nyata.


So please.
Spend every second wisely.
Hargai sekitarmu. Hargai orang-orang yang mengasihimu.
Kadang kita terlalu fokus dengan kesenangan pribadi, dengan orang-orang yang kita kasihi, tapi suka lupa sama orang-orang yang sebenernya selalu ada buat kita.
Once they gone, your sorrow arrived safely.
Tapi bukan berarti kita lupain sama orang-orang yang kita sayang.
Pinter-pinter lah manage waktu.
I think we already mature enough to manage ourselves.


Nothing last forever.
Ngga ada yang tau kan kapan waktu kita selesai disini?

Sorry ya kalo kata-kata gw berantakan.
Gw bahkan merasa ngga maksimal menyampaikannya.
Gw cuma pengen, after you read this thing, lo ngga ngabisin waktu yang ada dengan sia-sia.
Disaat semua menjadi kenangan, trus muncul penyesalan kenapa lo ngga memaksimalkan setiap momennya.
Kan sayang .....





Tidak ada komentar:

Posting Komentar