Langsung ke konten utama

Love is not about Gender? Are you sure?

Adalah satu waktu di rumah pas lagi nemenin ade gw belajar gw ngga sengaja menggumamkan sebuah lagu.
Karena gw repeat lagu ini terus, jadi pas lagi ngga dengerin lagunya pun gw suka menggumamkan kecil lagunya
"Ih kaksemy suka lagu itu? Itu kan lagu ngga bener iyuh"
"Ngga bener gimana?"
"Liriknya gitu, sama videonya juga gitu jijik"
"Ha? Apaan sih?"
"Ih kaksemy dukung LGBT ya ihh"

Ade gw ngga abis-abis ngejudge gw setelahnya.

Lagu itu judulnya Take Me To Church.
Gw suka awalnya karena lagu ini di-cover sama Demi Lovato
Yes, if you guys known before gw lagi suka banget sama warna suara Demi.

Akhirnya siang ini pas lagi senggang di kantor, gw coba buat liat MVnya sekalian baca liriknya.






Wagila.
Gila sih ini.
Kaco.
Beh



Sensitif, tapi emosional.
Bias, tapi dalem maknanya.



"I was born sick, but I love it."
Gilak.


Either video dan liriknya, sama-sama punya makna yang menyinggung beberapa kepercayaan ...
(even mine)
AH NO.
ESPECIALLY MINE!

...meskipun sifatnya tersirat plural.


Pandangan orang pasti akan berbeda-beda tentang lagu ini.
Gw pun masih gagal paham sama videonya.
What happened with the couple?
Who are the people with robes?
What's inside the box?
What's their fault?

Tapi dari lagunya aja gw bisa sedikit menggambarkan bahwa whenever we are deeply in love, kita bisa saja menganggap kekasih kita lebih dari tuhan.
Means kita akan menghalalkan segala cara untuk cinta.
Gender no more identified for love.
Love is no more about gender.

Tapi balik lagi ke masing-masing opini orang sih.

Cuma entah kenapa gw nangkepnya lagu ini pas banget according life nowadays.
No offense, LGBT goes viral day by day.
Mereka ngga lagi takut buat out-of-closet.
They celebrate their freedom, of love.


Nothing we can do except pray for them.
Kita tau itu salah, and i guess they do know also.
Dan ini yang menjadi beban kita buat mengembalikan saudara-saudara kita ini ke jalan yang benar.
But since they are stubborn already, we can't do anything much.
Gw pernah sharing ini di salah satu answer gw di ask.fm
Jaman gw kerja di retail, gw pernah punya temen yang out-of closet, dan kita sempet sharing banyak hal, tapi endingnya sih selalu sama; dia kepala batu -__-



Guys,
(or whoever with this kind of condition)
Fyi, sangat tidak mungkin untuk Tuhan menciptakan manusia dengan situasi seperti itu.
Sin? Yes it is definitely.
Human-rights? No.
Roh pemberontakan itu ada dari iblis dan dia akan melakukan segala cara agar kita bisa toleransi dengan dosa.


Well, i have no good on preaching, so let this pictures explain;





















Nah buat temen-temen yang diluar dari kondisi ini.
Gw mengajak kalian semua untuk sama-sama bantu teman-teman kita yang "jatuh" dalam kegelapan ini.
Jangan benci orangnya.
as Jesus did, jauhin dosanya.
First of all, make sure you guys selalu deket sama Tuhan supaya bisa strong enough.
1 Korintus 15:33
Firman Tuhan sendiri bilang lingkungan yang buruk merusak kebiasaan kita yang baik.
Tapi sesungguhnya mata mereka butuh dibukakan. As i told you before; ini beban kita.
Kita ngga mungkin biarin mereka jatuh terlalu lama dalam dosa tanpa mereka tau kebenarannya.

Jadi minta kekuatan dari Tuhan, supaya disaat nantinya kita "terjun langsung" bertemu orang-orang ini, kita ngga ikut jatoh, tapi malah memenangkan jiwa.

They need us.
Definitely.



As we know the world goes more evil day by day, fulfill Matthew 5:13-16.









*LGBT illustration is copyright from Sion Ministry



Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Where words fail, music speaks."

Pernah kebayang ngga sih lo orang hidup ga ada musik?

Ga ada lagu, ga ada nada.
Ga ada alat musik.
Ga ada soundtrack.
Ga ada sound effects di film2 atau di FTV-yang-bisa-bikin-supir-angkot-sama-orang-kaya-jadian
Ga ada suara2 yg bikin tegang kalo Tersanjung-6-mau-bersambung-trus-muka-artisnya-zoom-in-zoom-out.
Ga ada tuh india joget2 di taman bunga atau ballroom wedding.


I think, I really can NOT live in that kind of world.
It could be boring. So damn boring.

Gw kalau pergi kemanapun, apalagi jaraknya agak jauh, earphone adalah barang yang bener2 harus standby.
Selama di kantong celana gw masih ada duit, it doesn’t matter if I left my wallet at home.
Tapi kalo udah namanya earphone ketinggalan, no matter how far, gw harus balik lagi ngambil earphone.
Gw bukan tipe orang yg royal (ya, bukan royal, tapi hedon -__-)
Gw ngga berpikir 2x untuk beli earphone yg mungkin harganya sama kaya harga henpon2 cina yg kameranya ada 4
Iya empat.
Ha?
Ya menurut lo aja, gw bacanda juga kali. Buat apa ju…

Choir Tiberias Senayan City

sampe skarang gue ngga bisa bayangin apa jadinya gue kalo gue ngga ketemu sama satu komunitas yg luar biasa ancur ini (mungkin agak lebai yah)
tapi emang bener.
ini adalah salah satu anugerah Tuhan yg keren banget dalam hidup gue.

gue ngga pernah nyesel bisa kenal TIBERIAS CHOIR.
terlebih keluarga baru gue : TIBERIAS CHOIR SENAYAN CITY
makasih ya kak sarah saya ditaro disini ;))
Choir Tiberias SenCy ini beranggotakan 11 orang aktif sampai saat ini.

1. Bella : cewe kelas 1 SMK tapi jiwanya masih kelas 6 SD
2. Dape : umur 20taun muka 16taun (??)
3. Devina : si sipit adenya jesika yg kerjaannya BBMan mulu, tapi takut kalo disuruh nge-leader, hahaha
4. Candra : hambaNya yg suka telat. sekali dia ngomong tentang kasih karunia, ngga ada yg bisa ngejawab !
5. Ellen : si cumi seksi konsumsi, kalo dia ngga masuk, gue mendadak laper (????)
6-7. Mega - Megi : si kembar menado anak BSD yg paling update soal Boanerges
8. Nadya : si Chubby, memiliki kisah tersendiri dalam gereja Tiberias. hahahaha
9. Paulus : an…

Lionheart(ed)

Lionheart. It usually means brave, since the lion has always been a symbol of courage. This ‘lion-heart’ term is used for a person who possesses exceptional courage and fortitude. He must be a bold person. He can deal with any kind of danger or fear. The courage that makes it such has to have come from a heart that has too much strength and determination. Fearlessness is the attribute that most closest to being a Lionheart.
To take any challenge head on despite the obvious resistance, just a step prior to being suicidal, is a Lionheart, for having the power within him to overcome any obstacles on his way.

In the other side, it also means that his mind is like a King – who care for others and not selfish, who doesn’t harm others for no reason.

Eventually, all the picture about Lionheart above still hasn’t reached me yet. Am I brave? Am I that bold? Do I believe in myself? Can I deal with all the obstacles? Still I care for others rather than mine?
Not yet.
Then why Sam?
For being stron…