20 Jun 2016

1 Peter 2:9 - We are on mission.

1 Peter 2:9
“But you are a chosen generation, a royal priesthood, a holy nation, His own special people, that you may proclaim the praises of Him who called you out of darkness into His marvelous light;”


I never knew this verse will be so meaningful to me.
Kaya, setiap kata-nya tuh sebenernya udah punya makna, tapi kalau kata-kata itu digabung, maknanya jauh lebih luar biasa.
I’m speechless.


Youth on Mission.
We are on mission.
What kind of mission?



1.     Have you guys ever think, that you were born for a reason? For some purpose?
Lo dilahirkan, hidup, being exist, untuk sebuah tujuan?

Then,

2.     Have you guys ever think, kalo dunia ini udah makin ngga bener?
Everything goes so evil day by day.
People raising hate more than love itself.
Ego is everywhere.




Jadi kemaren kaum muda di gereja gw bikin acara camp.
An annual Winner Camp, and this year’s theme is; Youth On Mission.
Diambil dari ayat tadi, 1 Petrus 2:9

Overall acaranya pun keren banget.
Gw personally diberkati sama praise & worship dan setiap preaching-nya.
Gw harusnya bertugas sebagai videographer di acara ini, cuma di sesi-sesi terakhir gw say sorry sama leader divisi gw karna gw nggabisa tahan buat ikut nikmatin hadirat Tuhan di setiap ibadahnya.

Man. It’s been a long time since I’ve felt those feeling; free to worship.
Even my soul re-freshened.
Disegarkan kembali.

Sungguh. A super-cool-3-days.
Bahkan ada beberapa momen gw sharing sama temen-temen (well gw menyebut mereka mentor) mengenai hidup benar dalam Tuhan.




Setelahnya gw baca lagi ayatnya. 1 Petrus 2 : 9
Awalnya biasa aja buat gw sih bacanya.
Makin hari, makin dibaca, eh, kok makin dalem maknanya?

“Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib;”


Kita.
Terpilih.
Imamat rajani.
Bangsa yang kudus.
Kepunyaan Allah sendiri – kalo di terjemahan inggrisnya; “His own special people

KEREN GA SIH?
We are special man, dan Tuhan pasti punya maksud dan tujuan YANG BESAR dalam hidup kita.

Coba baca ayat 10-nya;
“kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.”


What does that verse means?
YES BABY; IT WAS GRACE.

Poinnya, kita yang dulunya ngga layak, sudah dilayakkan oleh kasih karunia Tuhan yang kerennya kebangetan (ayat 10) sehingga kita sudah disempurnakan, to being His Favourite; HIS OWN SPECIAL PEOPLE (ayat 9a) dan kita bertugas untuk memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia (EXACTLY! IT MEANS MIRACLESMujizat mujizat Tuhan - ayat 9b)

Did you realize, people out there need to be saved?
Did you realize, that was our responsibilities?
They need to know about salvation.
They need to know about life.
Yes. That’s what I mean.
They need to know about Christ.

Gw pernah denger kesaksian siapa gitu lupa, yang dibawa Tuhan ke neraka. Banyak orang disana jerit-jerit kesakitan, dan sebenarnya tidak bersalah.
They were shouting;

“Saya tidak tau apa-apa tentang Kristus. Tidak ada yang memberitahu saya tentang Jalan Kebenaran itu sendiri. Harusnya mereka yang dihukum disini!”

I’m thrilling reading it.
Bener deh. Tanggung jawab kita itu buat nyelamatin orang-orang diluar sana, untuk bisa mengenal Kristus sebagai jalan kebenaran dan hidup.

Yohanes 14:6
“Kata Yesus kepadanya: ‘Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”


Di camp kemarin, pas ada sesi pelepasan saat ibadah, hati gw hancur.
Banyak banget anak-anak muda yang awalnya keliatan baik-baik aja, seems everything’s fine, tapi dalam hatinya masih ada ikatan masa lalu dan kepahitan.
Seharusnya, they really deserve life.
Really. A good life.
Background yang gw denger pun macem-macem.
Ada yang benci sama papanya, ada yang dendam sama mantannya, temen baiknya, keluarganya. Ada juga yang ngga diperlakukan sewajarnya sama orangtuanya. Ada juga yang dapet pelecehan. Ada juga yang udah terikat sama drugs and bad nightlife.
Dan yang paling gw rasakan (dan sayangkan), beberapa dari mereka ngga mendapatkan kasih di rumah, sehingga mereka berusaha looking for it di tempat lain.
Well, bagus kalo misalnya mereka nyarinya di tempat yang bener; gereja misalnya.
Lah kalo misalnya di inappropriate place?
Jangan sampe mereka dengerin Rihanna
“We found love in a hopeless place”
~

Dan lagi kebanyakan dari mereka semua itu umurnya belum duapuluh tahun.
Ironis ga sih? Miris banget hati gw rasanya.
Gw gabisa berenti berdoa untuk Tuhan pake gw buat balikin anak-anak muda ini ke jalan yang benar, jalan yang Tuhan mau.


Puji Tuhan, kemaren berasa banget hadirat Tuhan saat itu.
Banyak yang terima pemulihan.

Dari situ gw bener-bener ngerti, bahwa misi gw ngga sampe disini.
Dan itu bukan cuma tanggung jawab gw aja, tapi juga misi buat kalian yang baca tulisan ini.




There are a huge number of youth out there, need to be saved.







8 komentar:

  1. We are On Mission mate,,,,,Stunning!

    BalasHapus
  2. Thks bang Sammy, sangat memberkati. Sayang gk bs ikut, pdhl sdh diminta leader, krn sdg ujian. Kerjakan bagian kita, maka Tuhan akan menyempurnakan bagian kita. 😊. Amin

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus